3 Masjid Tertua di Provinsi Sumatera Barat

Salah satu provinsi yang menjadi saksi sejarah panjang masuknya Islam ke Nusantara adalah Sumatera Barat. Di Sumbar kita bisa menemukan banyak masjid bersejarah yang berfungsi sebagai tempat beribadah sekaligus penyebaran agama Islam secara masif di daerah Minangkabau.

 

masjid tertua di indonesia

Selain digunakan untuk menyebarkan dakwah, masjid-masjid di bawah ini juga biasa dimanfaatkan untuk kegiatan lainnya. Tanpa panjang lebar, mari disimak daftar masjid di Sumatera Barat yang berdiri sudah sejak lama dan mengandung cerita sejarah.

Daftar Masjid Tertua di Provinsi Sumatera Barat

  1. Masjid Tuo Kayu Jao

Masjid Tuo Kayu Jao adalah salah satu masjid bersejarah di Indonesia, karena sudah berdiri sejak tahun 1599. Lokasinya berada di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Solok.

Secara keseluruhan, arsitekturnya berkiblat pada corak Minangkabau dan luasnya mencapai 150 meter. Tatanan atap Masjid Tuo Kayu Jao berasal dari ijuk yang ketebalannya mencapai 15 cm dan terdiri dari tiga tingkat.

Setiap bagian di Masjid Tuo Kayu Jao mengandung makna tersendiri. Semisal 13 jendela, itu menyimbolkan jumlah rukun sahal. Terdapat 27 tiang yang bermakna, 24 tiang berasal dari 4 unsur pemerintahan dari 6 suku disekitar area masjid.

Sementara itu, 3 tiang lagi menjadi unsur-unsur agama yang terdiri dari khatib, imam, dan bilal. Terdapat sebuah tabuh (bedug) di sebelah Masjid Tuo Kayu Jao, dimana umurnya setara bangunan masjid ini.

Pada awal pembangunannya, pola bangunan Masjid Tuo Kayu Jao tidak memakai paku akan tetapi masih bisa berdiri kokoh.

  1. Masjid Raya Syekh Burhanuddin

Masjid Raya Syekh Burhanudin adalah masjid tertua di Sumatera yang dibangun oleh Syekh Burhanudin sekitar tahun 1670. Letaknya berada di Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan, Kabupaten Padang Pariamn.

Baca juga:  Empat Keutamaan Amalan Istighfar Sehari Hari

Seiring perjalanan waktu, Masjid Raya Syekh Burhanuddin mengalami beberapa renovasi. Salah satunya di tahun 2009, karena masjid ini mengalami kerusakan berat akibat bencana gempa yang mengguncang Provinsi Sumbar.

 

Baca Juga: Masjid Termegah yang Ada di Indonesia 

Proses renovasi ini selesai di tahun 2011, menghadirkan sebuah bangunan masjid lebih menarik dan megah. Pada awal dibangun, Masjid Raya Syekh Burhanudin terbuat dari bahan kayu berukuran 15 x 15 meter.

Pemugaran pertama kali Masjid Raya Syekh Burhanuddin dilakukan pada tahun 1760, mengingat kondisi bangunannya sudah tidak layak.

Sekarang, Masjid Raya Syekh Burhanuddin berdiri di area seluas 55 x 70 meter2, berbentuk persegi yang berukuran 40 x 40 meter, terasnya seluas 3 x 40 meter. Dengan arsitektur seperti itu, mampu menampung kurang lebih 3.000 jamaah.

  1. Masjid Jami’ Taluak

Masjid Jami’ Taluak adalah masjid bersejarah yang berdiri sekitar tahun 1860-1870. Terdiri dari tiga bangunan utama, yaitu mihrab, masjid, dan menara. Lokasinya berada di Nagari Taluak IV Suku, Kec. Banuhampu, Kabupaten Agam.

Bangunan Masjid Jami’ Taluak memiliki atap susun (tumpang) tiga berbahan seng. Atap pada bagian mihrabnya berbentuk kubah.

Bangunan masjid ini kental dengan arsitektur Arab dan dipadukan budaya Minangkabau. Dahulu, atap masjid Jami’ Taluak terbuat dari ijuk kemudian diganti seng sekitar tahun 1920.

Pada ruangan inti, memiliki lima buah tiang utama. Satu buah tiang di tengah dan empat lainnya membentuk denah bujur sangkar.

Pada bagian bawah berbntuk tiang kubus, puncaknya berbentuk pelipit, dan bagian tengahnya persegi delapan.

Itu tadi adalah ringkasan mengenai tiga masjid tertua yang ada di Provinsi Sumatera Barat, semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*