Kentang Rebus Untuk Menggantikan Nasi Saat Diet, Apakah Efektif?

kentang rebus untuk diet

Kentang adalah pilihan favorit bagi mereka yang sedang menjalankan program diet. Kentang memang sudah biasa menjadi makanan sehari-hari bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Kentang sendiri dipercaya sebagai makanan mengenyangkan, namun rendah sekali potensinya untuk membuat badan menjadi gemuk. Hal itu memang benar adanya, mengingat besarnya kandungan karbohidrat didalamnya, sehingga mampu membuat kenyang lebih lama.

Namun bukan sembarang kentang, supaya program diet Anda berhasil maka sebaiknya memilih kentang rebus. Bukannya kentang goreng, meskipun memiliki citarasa yang lebih sedap.

Dibalik lezatnya kentang goreng, terkandung lemak yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kentang goreng sama sekali tidak direkomendasikan bagi pelaku program diet.

Sifat Mengenyangkan yang Ada Pada Kentang Memang Sangatlah Bagus

 

Memiliki sifat dasar mengenyangkan, kentang sangatlah bagus bagi Anda semua yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Anda bisa merasa kenyang lebih lama, sehingga mempunyai energi yang cukup untuk menjalankan berbagai macam aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.

Di dalam kentang rebus, terkandung kalori yang cukup tinggi. Selain itu, kentang juga diperkaya Vitamin C dan Vitamin B6 yang berguna untuk menjaga kondisi badan supaya tetap fit.

Tingginya kandungan serat yang ada pada kentang berkhasiat untuk membantu proses pencernaan makanan menjadi lebih mudah. Sehingga, potensi keberhasilan dari program diet yang Anda lakukan semakin besar.

Pertanyaannya, apakah kentang bisa menggantikan nasi selama menjalankan program diet?

Kentang memang diperkaya gizi dan nutrisi yang baik, terlebih lagi dengan kandungan anti oksidan didalamnya. Kandungan anti oksidan pada kentang berfungsi untuk menangkal radikal bebas.

Selain itu, kandungan kalori di dalam kentang juga sangatlah rendah dan karbohidrat padanya cukup tinggi. Sehingga bisa ditarik kesimpulan, bahwasannya kentang cocok dijadikan pengganti nasi.

Baca juga:  5 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Supaya Tetap Bugar

Sayangnya, kentang rebus memiliki indeks glikemik sebanyak 84 poin, lebih tinggi daripada nasi yang indeks glikemiknya sekitar 64. Sehingga, konsumsi kentang berpotensi meningkatkan kadar gula dalam darah.

Oleh karena itu, agar program diet efektif dan seimbang Anda harus melakuka variasi. Megkosumsi nasi dan kentang rebas secara bergantian.

Demikianlah ulasan ringkas mengenai kentang rebus untuk diet, semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*