Body Rafting Green Canyon Pangandaran, Wahana Seru Di Akhir Pekan Yang Memacu Adrenalin

Image by: instagram @gogreencanyon

Body rafting green canyon Pangandaran adalah salah satu wahana liburan di Jawa Barat yang sangat sayang untuk dilewatkan. Selain disuguhi sebuah panorama alam yang asri dan mempesona, disini Anda juga bisa memacu adrenalin sekaligus menyatu dengan alam. Body rafting bisa menjadi kegiatan seru di akhir pekan nanti, khususnya bagi Anda yang menyukai tantangan dan hobi bermain air.

Oleh sebab itu, agenda pekan nanti silahkan mencoba body rafting grand canyon Pangandaran. Refreshing di alam terbuka pasti jauh lebih menarik dibandingkan Anda hanya menghabiskan waktu dengan nonton bioskop, makan di cafe, atau jalan-jalan di mall. Cobalah sesekali mengeksplorasi keindahan alam Jawa Barat yang dikenal indah dan menawan.

Dibawah ini adalah informasi lengkap mengenai objek wisata body rafting grand canyon Pangandaran. Siliahkan disimak, kira-kira bagaimana keseruan yang bisa Anda dapatkan dilokasi ini.

Lokasi Objek Wisata Green Canyon Pangandaran

Green Canyon terletak di Jl. Raya Cijulang, RT.02/RW.10, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dari pusat Kota Pangandaran, lokasi Cukang Taneuh berjarak sekitar 31 kilometer.

Rute Perjalanan Menuju Ke Cukang Taneuh

Dari Jakarta, wisatawan menuju ke Kota Bandung, kemudian ke jalur Tasikmalaya. Setibanya di Tasikmalaya, Anda bisa memilih dua opsi yang berbeda.

Pertama, silahkan Anda gunakan jalur timur yang melalui Kota Tasik, Kabupaten Ciamis, menuju ke Kota Banjar. Perjalanan kemudian dilanjut menuju ke Pangandaran, masuk ke Parigi dan baru kemudian menuju Kecamatan Cijulang. Perjalanan yang harus Anda tempuh sekitar 170 kilometer.

Jalur kedua, Anda bisa menggunakan jalur selatan yang melalui Kota Tasik, lalu ke Cipatujah, masuk daerah Cikalong, Cimanuk dan baru menuju ke Cijulang. Jalur ini lebih hemat waktu, karena jaraknya hanya 60 kilometer.

Baca juga:  6 Tempat Wisata di Indonesia Yang Paling Recomended dan Terindah 2019

Harga Tiket Masuk Ke Green Canyon

Tarif yang harus Anda bayarkan adalah Rp. 100.000 per orang, ini sudah termasuk tiket dan sewa perahu yang akan menghantarkan Anda sampai di lokasi Green Canyon.

Jam buka mulai dari 7.30 – 16.000. Green Canyon ditutup ketika debit air tinggi, yang berbahaya bagi wisatawan.

Misteri Green Canyon Pangandaran

Green Canyon bukanlah nama asli dari objek wisata ini, melainkan itu hanyalah sebutan saja. Masyarakat Cijulang mengenalnya sebagai Cukang Taneuh, yang dalam Bahasa Sunda berarti jembatan tanah.

Diantara jurang Green Canyon dan sebuah lembah, terdapat jembatan tanah yang biasa dilewati oleh penduduk sekitar ketika ingin pergi ke kebun dan ladang. Jembatan tanah itulah yang dinamakan Cukang Taneuh.

Dibagian bawah Cukang Taneuh, Anda bisa melihat stalakmit dan stalaknit yang sangat menawan. Ini menjadi bonus tersendiri, selain hijaunya tumbuhan yang memenuhi kawasan Green Canyon disamping kanan dan kiri.

Jika dilihat dari kejauhan, Cukang Taneuh memang terlihat layaknya sebuah mulut goa. Disinilah tempat pemberhentian kapal wisatawan.

Berkat pemandangan yang terlihat sempurna dan eksotis, kawasan ini dijuluki Green Canyon oleh traveler asal Prancis, bernama Bill Jhon. Benar sekali, nama itu terinspirasi dari sebuah objek wisata di Colorado, Amerika, yaitu Grand Canyon.

Spot Foto Hits Dan Kekinian Di Green Canyon Pangandaran

gran canyon Pangandaran

Image by: instagram @gogreencanyon

Seiring dengan berkembangnya sosial media diseluruh lapisan masyarakat, objek wisata sekarang tidak hanya dijadikan tempat rekreasi, melainkan berboro spot foto hits dan kekinian untuk di update di sosmed.

Begitupun dengan Green Canyon Pangandaran, lokasinya yang menawarkan keindahan elok nan mempesona berhasil mengundang wisatawan dari berbagai daerah. Banyak orang yang rela datang jauh-jauh ke Pangandaran, hanya untuk berburu spot foto.

Baca juga:  Serunya Berenang Diatas Gedung Setinggi 198 Meter Sembari Melihat Keindahan Kota Yang Megah

Body Rafting Green Canyon Pangandaran

Begitu tiba di pintu masuk, wisatawan sudah bisa melihat keindahan air sungai Cijulang. Airnya berwarna hijau tosca, yang terlihat sangat jernih dan bersih. Membuat siapapun sudah tidak sabar untuk segera bermain air disana. Menurut informasi, air disini memang hijau sejak dahulu dan hanya berubah ketika ada hujan deras saja.

Untuk bisa tiba di lokasi Green Canyon, wisatawan akan dihantar oleh pemandung dengan mengendarai sebuah perahu. Berjarak 3 kilometer dari pintu masuk, perjalanan ini menghabiskan waktu sekitar 30-45 menit. Disepanjang perjalanan menuju ke lokasi, Anda tidak akan henti-hentinya disuguhkan oleh pemandangan alam yang mempesona.

Hijaunya air sungai berpadu sempurna dengan tebing disekeliling yang dipenuhi pepohonan hijau. Mata Anda akan dimanjakan oleh asrinya alam sekitar yang masih terjaga dengan sangat baik.

Heningnya suasana dan nyanian burung yang sesekali terdengar, semakin menyempurnakan liburan Anda di Green Canyon. Pokoknya coock banget untuk merefresh kembali pikiran yang jenuh. Jangan kaget jika melihat beberapa hewan yang berkeliaran di pinggiran sungai, seperti monyet, tupai dan lain-lain.

Di perjalanan itu nanti, pemandu akan menjelaskan apa saja yang tidak boleh Anda lakukan selama disini. Patuhilah semua yang dilarang, agar keselamatan Anda bisa lebih terjamin.

Sebelum body rafting, Anda harus mengenakan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Seperti helm, pelampung, sepatu karang dan pelindung lutut. Kegiatan Anda menyusuri Green Canyon Pangandaran juga akan ditemani oleh pemandu.

Body rafting adalah kegiatan yang sangat menantang dan seru, karena Anda tidak akan menggunakan kapal untuk menjelajahi sungai, melainkan tubuh Anda sendiri sebagai kapalnya. Tidak perlu skill berenang, karena pelampung akan membantu Anda mengapung di sungai Cijulang yang airnya hijau menyegarkan ini.

Baca juga:  Foto, Lokasi, Rute dan Harga Tiket Masuk Goa Maria Sendang Sriningsih Prambanan Sleman

Bagaimana, tertarik untuk mencoba body rafting Grand Canyon Pangandaran? Kalau begitu, ajak rombongan Anda untuk mengunjungi objek wisata ini kapan-kapan. Boleh weekend depan atau mungkin langsung besok juga sah-sah saja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*