Ini Dia 4 Cara Memelihara Tanaman Sayur yang Benar dan Efektif

cara merawat tanaman sayur

Agar mampu tumbuh secara optimal, tanaman sayur membutuhkan pemeliharaan yang baik. Tidak boleh dilakukan secara sembarangan, karena bisa membuat hasil panen mengecewakan. Bagaimana, apakah sekarang Anda juga sedang bergelut di dunia pertanian? Jika iya, simak baik-baik beberapa cara memelihara tanaman sayur berikut.

Dimulai dari pemasangan ajir, dilanjutkan penyiraman, dan pemupukan. Supaya tidak merasa bingung, simak penjelasan berikut sampai paham.

Cara Memelihara Tanaman Sayur yang Benar dan Efektif

  1. Pemasangan Ajir

Ajir adalah bilah bambu yang berfungsi untuk membantu mengakkan tanaman. Ajir dibutuhkan oleh beberapa kelompok tanaman yang memiliki batang lemah dan tipe merambat. Sebagai contoh, terung, cabai, tomat, mentimun, dan sebagainya.

Pemberian ajir dilakukan ketika tanaman sudah berusia 3-4 minggu. Anda bisa juga membuat ajir dari kayu atau tali rafia yang dikaitkan ke tali gantungan. Catat poin poin pertama ini baik-baik ya. Pastikana Anda sudah menyiapkan ajir.

  1. Penyiraman

Untuk mendukung pertumbuhannya, tanaman sayuran memerlukan air yang cukup. Lakukan penyiraman secara hati-hati, supaya batang dan daunnya tidak rusak. Penyiraman yang baik dilakukan sebanyak dua kali sehari. Yaitu pada pagi dan sore hari.

Hindari menyiram tanaman pada siang hari. Karena kebiasaan ini bisa membuat tanaman menjadi layu.

  1. Pemupukan

Untuk tanaman sayur di pekarangan, Anda bisa menggunakan pupuk anorganik dan organik. Di toko pertanian, sudah banyak dijual pupuk organik. Sehingga, Anda tinggal menyesuaikan dengan pilihan masing-masing.

Baca Juga: Cara Budidaya Buah Bit yang Benar dan Tepat

Jangan sembarangan memberi pupuk, karena di dalam kemasan ada dosis dan cara pemakaiannya. Teliti dahulu sebelum menggunakan, supaya tidak salah memberi pupuk. Takutnya melebihi dosis atau kurang, yang berimbas pada pertumbuhan tanaman tidak efektif.

  1. Penjarangan

Tanaman sayur membutuhkan penjarangan ketika ditanam dengan model koloni. Tujuannya supaya tanaman yang ditinggalkan memperoleh unsur hara dengan maksimal. Secara umum, proses penjarangan ini dilakukan ketika usia tanaman sudah 3-4 minggu.

Baca juga:  Cara Merawat Laptop Asus yang Benar Agar Awet

Tanaman yang dijarangkan kemudian dipindah ke pot. Bagaimana, pasti sudah paham kan?

Itu tadi empat cara memelihara tanaman sayuran, semoga bermanfaat. Dengan perawatan yang tepat, sayur bisa memberikan hasil memuaskan dan sesuai harapan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*