Apa Saja Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan janin?

perkembangan janin bisa dipengaruhi hal-hal berikut

Selama kehamilan, wanita sering terganggu dan berhati-hati dengan tindakan, perubahan mereka sendiri karena takut mempengaruhi janin. Jadi Anda harus tahu tentang beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan janin di perut.

Apa saja faktor yang mempengaruhi perkembangan janin?

  1. Posisi duduk ibu hamil yang kurang nyaman akan membuat bayi tidak nyaman

Selama kehamilan, jika seorang wanita hamil mempertahankan postur yang tidak nyaman, itu akan membuatnya tidak nyaman. Alasan utamanya adalah karena duduk dalam posisi itu, pembuluh darah tidak bisa beredar lancar, sehingga menyebabkan hipoksia dan jumlah nutrisi untuk janin akan berkurang.

Ini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan bayi. Untuk menghindari situasi ini, ketika wanita merasa tidak nyaman, segera ubah posisi duduk.

  1. Ibu dengan peningkatan lemak perut

Lemak perut yang kencang menyebabkan ruang rahim menyempit, yang mempengaruhi kelahiran bayi di perut. Jika ibu terlalu gemuk, penumpukan lemak di sekitar perut akan menyebabkan masalah pada bayi. Oleh karena itu, dokter menyarankan wanita hamil untuk memantau kenaikan berat badan mereka selama kehamilan.

  1. Frekuensi gerakan janin tergantung kondisi mental ibu hamil

Lebih atau kurang gerakan janin bukan karena mood janin di perut. Kesehatan janin tergantung pada jumlah cairan amnion pada ibu. Selama kehamilan, jika wanita hamil dalam keadaan baik, itu sangat bermanfaat bagi kesehatan bayi. Di sisi lain, jika gerakan janin meningkat atau menurun secara tiba-tiba, ibu-ibu masa depan perlu mendapat perhatian khusus. Temui dokter Anda untuk mendapatkan saran terbaik.

  1. Rahim yang terlalu sempit akan membuat bayi merasa tidak nyaman?

Pada pertengahan kehamilan, ruang di dalam rahim tidak besar, tetapi janin terasa nyaman. Pada akhir kehamilan, bagaimanapun, janin berkembang sehingga uterus menjadi lebih sempit, yang menyulitkan janin untuk bergerak. Namun, calon ibu tidak perlu terlalu khawatir tentang hal ini.

  1. Apakah wanita hamil harus atau tidak boleh membawa bayi lain selama kehamilan?

Selama kehamilan, ibu hamil bertambah banyak berat badannya, ditambah berat janin akan membuat tubuh semakin berat. Oleh karena itu, yang terbaik adalah pada tahap ini bahwa wanita hamil tidak boleh membawa anak-anak lain atau membawa beban berat.

  1. Ibu sakit, bayi tidak nyaman

Jika seorang wanita hamil mengalami demam atau nyeri, janin merasa tidak nyaman. Meskipun janin tidak secara langsung merasakan ketidaknyamanan ibu tetapi lingkungan janin akan mengalami beberapa perubahan. Ibu dengan mood buruk juga bisa mempengaruhi janin. Oleh karena itu, agar anak-anak memiliki kesehatan yang baik, ibu harus menyesuaikan psikologi mereka untuk menghindari mempengaruhi anak di perut.

  1. Malas ke toilet

Tubuh yang berat dari wanita hamil akan merasa tidak nyaman ketika pergi ke toilet. Namun, bukan untuk ibu yang malas untuk pergi ke toilet. Sembelit sering dapat disebabkan oleh diare, yang membuat bayi tidak nyaman.

Baca juga:  Perubahan Yang Terjadi Di Daerah Kewanitaan Selama Kehamilan

Diare berat juga akan menyebabkan kontraksi uterus, yang mungkin memiliki efek buruk pada janin.

  1. Perubahan suhu lingkungan

Cuaca terlalu dingin atau terlalu panas sehingga menyebabkan ibu hamil dan janin merasa tidak nyaman. Cairan ketuban pada wanita hamil harus dijaga pada suhu konstan. Karena itu, calon ibu harus memilih pakaian yang tepat dan nyaman untuk memastikan kesehatan ibu dan anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*