8 Hal Yang Ibu Hamil Harus Ingat Ketika Membersihkan Rumah

memberihkan rumah selama kehamilan

Ketika hamil, sudah menjadi kewajiban Anda untuk ekstra hati-hati, bahkan dengan hal-hal yang terlihat sederhana dan sepele seperti membersihkan rumah. Selama menjalani masa kehamilan, Anda harus berhati-hati dan memiliki aturan tersendiri saat membersihkan rumah.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar semua wanita hamil mengikuti pedoman berikut sebelum membersihkan rumah yang kotor:

8 hal yang ibu hamil harus ingat ketika membersihkan rumah

  1. Cari bantuan

Sewa per jam orang untuk membersihkan dan membereskan rumah. Ini memberi Anda lebih banyak waktu untuk beristirahat, menghindari kontak dengan pembersih kimia. Untuk durasinya, Anda bisa memilih satu kali seminggu atau dua kali sebulan.

  1. Pilih deterjen yang aman

Jika Anda harus membersihkan rumah Anda sendiri, Anda harus memilih pembersih ramah lingkungan. Tipe pembersih seperti ini memang lebih mahal tetapi tidak membahayakan kulit, terutama tanpa bau bahan kimia.

Saat menggunakan pembersih semprot, berhati-hatilah. Karena bahan kimia dalam bentuk kabut jenis ini, risiko menghirup lebih banyak. Jika Anda bernafas, Anda merasa tidak sehat dan segera pindah ke tempat lain dan meminta keluarga untuk melakukan pekerjaan itu.

  1. Periksa label sebelum digunakan

Peringatan ini sudah tidak asing lagi tetapi perlu, terutama untuk wanita hamil. Beberapa bahan kimia (seperti pengencer cat, tambalan berminyak) memiliki anggapan bahwa mereka tidak digunakan pada wanita hamil karena berbahaya bagi janin, yang meningkatkan risiko keguguran.

Peringatan seperti sangat berbahay”, disertai dengan tanda salib tengkorak di samping kemasan kimia tidak aman untuk wanita hamil. Anda perlu mempertimbangkan tindakan pencegahan produsen sebelum menggunakan produk pembersih apa pun (pembersih oven dan solusi pembuangan kotoran juga beracun).

Ketika peringatan beracun dari bahan kimia membuat Anda ragu, pilihlah alternatif alami seperti menggunakan lemon, cuka, baking soda untuk menjelajahi.

  1. Buka pintu saat memberisihkan kamar mandi

Sebaiknya membuka jendela di rumah, bantu ventilasi seluruh rumah. Jika Anda membersihkan kamar mandi tanpa jendela, hidupkan sistem ventilasi dan buka pintu kamar mandi, yang akan membantu menyebarkan udara, bahkan jika tidak ada gas beracun.

  1. Selalu pakai sarung tangan karet

Jangan takut karena memakai sarung tangan membantu mencegah beberapa bahan kimia masuk ke kulit Anda. Namun, setelah itu Anda masih perlu mencuci tangan Anda secara menyeluruh dengan air hangat dan banyak sabun. Sikat dan gosok tangan Anda setidaknya selama 20 detik sebelum membilas dengan air.

Baca juga:  Cara Mencegah Kram Otot Selama Kehamilan

Selain itu, pakailah masker dan baju lengan panjang agar pembersih tidak menempel pada kulit. Para ahli menyarankan agar seorang pengurus rumah tangga bersih ketika Anda hamil. Namun, jika Anda terpaksa melakukan sesuatu, simpanlah beberapa hal dengan aman.

  1. Jangan memanjat untuk membersihkan perabot berdebu

Jangan memanjat perabot untuk membersihkan debu, seperti bagian atas lemari atau kipas angin. Wanita hamil rentan terhadap ketidakseimbangan karena ukuran perut dan ligamen yang semakin besar di pinggul serta tulang panggul semakin longgar. Jika Anda perlu membersihkan debu, pilih sikat yang panjang atau lap basah dengan tongkat panjang untuk membersihkannya.

  1. Katakan tidak untuk melukis

Paparan timah (dalam cat) dapat menyebabkan kelahiran prematur, menyebabkan perawakan kecil dan depresi mental pada neonatus.

Meskipun banyak cat diiklankan sebagai ramah, beberapa bahan kimia dalam cat juga bisa berbahaya bagi janin yang sedang tumbuh. Akibatnya, sebagian besar dokter menyarankan wanita hamil untuk memberikan pengobatan rumahan kepada orang lain.

  1. Jangan membersihkan kucing Anda

Karena kotoran kucing mengandung parasit yang disebut toxoplasma, dapat menyebabkan cacat lahir seperti kebutaan, kejang dan cacat mental lainnya pada bayi. Cara terbaik adalah menghindari kotoran kucing selama kehamilan.

Jika Anda dipaksa untuk melakukannya, pakailah masker, sarung tangan dan cuci tangan Anda dengan sabun sesudahnya. Kucing Anda dapat terinfeksi parasit dengan memakan hewan kecil atau menyebarkan penyakit dari kucing lain (parasit juga dapat ditemukan di tanah, sarung tangan saat berkebun di luar – jika kucing rumahan Anda atau kucing tetangga memiliki kontak dengan kebun). Jangan mengambil kucing liar atau bawa pulang anak kucing baru, sampai bayi Anda lahir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*