6 Aturan Mandi Yang Benar Bagi Ibu Hamil

aturan mandi yang baik untuk ibu hamil

Wanita hamil harus memberi perhatian khusus pada suhu mandi, waktu mandi dan tidak mandi saat makan kenyang.

Ibu hamil sering tidak mandi air panas, terutama sauna, karena mereka dapat membahayakan kesehatan bayi Anda terutama perkembangan janin. Namun, kenyataannya adalah wanita hamil harus benar-benar menjauhkan diri dari air panas.

Anda perlu tahu bahwa jika Anda memiliki kehamilan yang sehat normal, tidak memiliki pendarahan vagina, berendam dalam air hangat adalah hal yang baik. Berendam dalam air hangat adalah cara yang bagus untuk merilekskan tubuh Anda, membantu Anda mengurangi kelelahan dan sangat bermanfaat bagi wanita untuk kehilangan tidur.

6 aturan mandi yang benar bagi ibu hamil

Tidak hanya mandi air hangat atau tidak, ketika mandi, ibu juga memiliki banyak hal yang perlu diperhatikan:

  • Pilih waktu untuk mandi

Tubuh seorang wanita selama kehamilan sangat sensitif, sehingga ibu tidak boleh mandi kapan saja di siang hari, terutama ketika mereka bangun terlambat. Wanita hamil harus memilih waktu yang paling tepat ketika tubuh mereka paling siap dan mandi malam setelah pulang kerja.

  • Jangan mandi saat tekanan darah Anda turun

Ketika tubuh lelah, tekanan darah rendah, mandi hangat akan melebarkan pembuluh darah di tubuh ibu, darah ke otak ibu serta pengiriman gizi ke anak tidak cukup, bisa membahayakan kehamilan yang tak terduga.

  • Jangan mandi setelah makan

Ibu harus ingat sama sekali untuk tidak mandi setelah makan kenyang (pada peregangan perut). Mandi akan menyebabkan pembuluh darah di dalam tubuh mengembang, darah ke tubuh bagian bawah, suplai darah ke rongga perut tidak cukup bagi sistem pencernaan untuk bekerja, mempengaruhi proses pencernaan makanan.

Baca juga:  5 Makanan Lezat Yang Terbukti Ampuh Mencegah Penuaan Dini Secara Alami

Lebih serius, dari gejala di atas dapat menyebabkan hipoglikemia mendadak! Karena itu, meski terkadang merasa sangat gerah setelah makan, ibu juga tidak mandi untuk beristirahat untuk menenangkan diri.

  • Perhatikan suhu air

Anda perlu mengingat aturan ketika mencampur air pancuran yang dingin sebelum air panas pertama dan kemudian untuk memastikan suhu air mandi adalah sekitar 36 derajat celcius.

Ibu dapat menggunakan termometer mandi untuk memeriksa suhu air atau periksa dengan siku atau lengan Anda karena ini adalah daerah yang paling sensitif. Air pancuran harus tetap hangat, tidak terlalu panas.

  • Minumlah air saat mandi

Siapkan sebotol air ke sisi bak mandi. Jika waktu mandi lama, ibu harus minum untuk menghindari risiko dehidrasi.

  • Mandi dengan suamimu

Seringkali pasangan menemui banyak rintangan saat hamil khusus akhir bulan. Jadi mandi bersama suami tidak hanya membantu menghilangkan stres tetapi juga cara untuk mengikat hubungan cinta suami istri. Saat Anda mandi dengan suami, Anda bisa memintanya untuk memijat punggung, kaki, lengan untuk membantu mengurangi kelelahan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*