2 Penyakit mulut yang paling sering terjadi saat hamil

Gangguan mulut yang berpotensi mengganggu ibu hamil

Selama kehamilan, karena perubahan hormon, nutrisi, banyak ibu hamil sering mengalami masalah gigi, menyebabkan banyak gangguan, biasanya ada 2 penyakit mulut yang umum terjadi selama kehamilan.

Banyak ibu hamil menderita penyakit gigi. Alasan utamanya adalah karena kecerobohan dalam perawatan mulut. Ketika terinfeksi penyakit mulut, antibodi bakteri dengan mudah melalui darah yang memasuki janin dan menyebabkan janin memiliki penyakit jantung bawaan.

Tidak hanya itu, dokter mengatakan bahwa wanita hamil yang menderita penyakit gigi akan menghasilkan bayi dengan berat lahir rendah.

2 Penyakit mulut yang paling sering terjadi saat hamil

Berikut ini 2 penyakit mulut yang paling umum terjadi selama kehamilan.

  1. Kerusakan gigi

Selama kehamilan, banyak wanita mengalami mual dari minggu ke 4 hingga minggu ke 12 kehamilan. Ini mengurangi pH dalam saliva yang menyebabkan resistensi asam dan penghapusan mineral pada gigi yang menyebabkan penyakit gigi.

Selain itu, diet kehamilan juga meningkatkan nafsu makan pada waktu-waktu tertentu seperti tengah malam atau dini hari. Selain itu, banyak wanita yang ceroboh tentang menyikat gigi yang merupakan penyebab utama kerusakan gigi.

Selama kehamilan, daya tahan tubuh juga berkurang, menyebabkan pembusukan cepat berkembang. Oleh karena itu, untuk mencegah kerusakan gigi, ibu hamil harus menyikat gigi secara menyeluruh dan menggunakan obat kumur setelah makan.

  1. Gingivitis

Ketika hamil, jumlah estrogen dalam tubuh wanita meningkat, yang dapat menyebabkan pembentukan sel inflamasi, terutama gingivitis, dan dapat menyebabkan banyak penyakit gigi lainnya. Sel-sel ini menyebabkan sumbatan pada gusi dan pembengkakan, yang mudah berdarah ketika disentuh.

Pada tahap ini, kesehatan mulut ibu hamil sangat lemah dan meningkatkan penumpukan plak, membentuk karang gigi. Permen karet juga merupakan penyebab serius. Selain itu, perubahan kekebalan selama kehamilan dikaitkan dengan penurunan jumlah neutrofil dan aktivitas fagositik, penurunan tanggapan limfosit, dan resistensi. Inilah alasan mengapa wanita rentan terhadap peradangan, terutama gingivitis.

Baca juga:  Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Diet?

Cara perawatan mulut selama kehamilan

Untuk memastikan kesehatan yang baik dan mencegah penyakit gigi selama kehamilan, ibu harus ingat untuk mencatat hal-hal berikut:

  • Sikat gigi setelah makan. Bahkan jika Anda memiliki gingivitis atau kerusakan gigi, Anda tidak boleh mengabaikan kebersihan mulut.
  • Wanita hamil harus menggunakan benang gigi dan membatasi penggunaan tusuk gigi untuk menghindari cedera.
  • Minum banyak susu dan batasi makanan tinggi gula.
  • Setelah melahirkan, ibu sebaiknya tidak menggunakan makanan terlalu panas atau terlalu dingin. Makan sayuran hijau dan minum susu untuk membuat gigi Anda lebih kuat.
  • Dapatkan pemeriksaan gigi rutin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*